Apakah Betul Xiaomi Akan Menutup Layanan “Unlock Bootloader”? – Beredar rumor bahwa Xiaomi akan menutup layanan “Unlock Bootloader” yang memungkinkan pengguna untuk memodifikasi smartphone itu secara mandiri.

Rumor tersebut sempat membuat para Mi Fans geger karena bila Unlock Bootloader ditutup, maka para Mi Fans tidak bisa mengutak atik smartphone mereka lagi melalui bootloader, seperti contohnya rooting atau memasang custom ROM.

baca juga : Instagram Akan Merombak Tampilan Profil?

Xiaomi yang mendengar rumor ini pun akhirnya memberikan klarifikasi. Pemimpin perusahaan, Lei Jun mengatakan bahwa kabar penutupan layanan Unlock Bootloader ini tidak benar alias hoax.

“Kami menyediakan layanan Unlock Bootloader dan inilah tutorialnya. Jangan percaya terhadap berita palsu”, kicauan dari Twitter @miuirom.

Link tersebut akan mengantarkan pengguna di forum Mi yang menjelaskan cara membuka bootloader serta memodifikasi ponsel Xiaomi tersebut.

Bootloader merupakan program di ponsel yang berjalan untuk melakukan loading sistem operasi ketika smartphone dinyalakan. Bootloader biasanya dikunci oleh pabrikan sehingga ponsel hanya dapat menjalankan OS resmi.

Pihak Xiaomi sendiri selam ini mendukung para pemilik smartphone ini bebas melakukan modifikasi secara mandiri dengan membuka kunci bootloader.

Xiaomi mengijinkan para penggunanya untuk membuka bootloader melalui layanan Unlock Bootloader dari situs tersebut agar nantinya tidak digunakan untuk hal negatif.

Tapi pengajuan ini tidaklah instan, pengguna harus mengajukannya terlebih dahulu dengan mengirim pesan melalui situs Xiaomi dan harus menunggu selama 72 jam.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here